Kenali Bahaya Penyakit Rabun Jauh Sejak Dini

Anda sering merasakan melihat objek yang jauh sangat buram akan tetapi objek dekat bisa terlihat jelas? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit Rabun Jauh! Kenali Bahaya Penyakit Rabun Jauh Sejak Dini, simak sampai tuntas!

Rabun Jauh atau yang disebut juga dengan miopi merupakan kondisi mata yang menyebabkan objek yang letaknya dekat terlihat jelas, sementara yang letaknya jauh terlihat kabur. Kondisi ini juga disebut dengan istilah miopia.

Tingkat keparahan rabun jah sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderitanya. Pengidap rabun jauh yang ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Akan tetapi rabun jauh yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

Kondisi kesehatan ini sangat umum muncul mulari dari umur 8 hingga 12 tahun, akan tetapi bisa memengaruhi pasien pada semua umum. Rabun jauh bisa diatasi dengan mengurangi faktor resikonya.

Gejala Rabun Jauh


Gejala rabun jauh bisa terjadi pada siapa saja dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidap pada usia sekolah hingga remaja. Berikut ini adalah beberapa gejala dari rabun jauh yang seringkali muncul diantaranya yaitu:

  • Sering menggosok mata
  • Frekuensi mengedipkan mata yang berlebihan
  • Terlihat tidak menyadari keberadaan objek yang jauh
  • Sakit kepala atau mata lelah karena mata bekerja secara berlebihan
  • Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh sehingga sering menyipitkan mata, misalnya kesulitan melihat huruf di papan tulis.

Gejala tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Contohnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Apabila anda atau anak anda mengalami penurunan daya penglihatan secara signifikan hingga menggangu aktivitas sehari-hari, periksakanlah kondisi mata anda atau anak anda ke dokter spesialis mata.

#Kapan Anda Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter?

Hubungi dokter jika anda mengalami:
  • Tisak sanggup melihat benda yang jauh dengan baik dan hal ini mempengaruhi perfoma kerja anda
  • Kualitas penglihatan menggangu jalannya aktivitas
  • Mengalami serangan cahaya atau bayangan yang menutupi sebagian daerah penglihatan.

Penyebab Rabun Jauh


Pada kondisi normal, kornea mata mempunyai bentuk dan ukuran normal yang memungkinkan cahaya untuk masuk dan difokuskan tepat p-ada retina. Pada penderita rabun jauh, kornea menjadi lebih panjang atau pipih di kornea mata normal, sehingga cahaya tidak terfokus tepat pada retina melainkan di satu titik di depan retina.

Akan tetapi, ukuran kornea bukanlah satu-satunya kemungkinan penyebab. Kerusakan refraktif pada mata merupakan penyebab paling sering yang mendasari kondisi ini. Pada gangguan refraktif, lapisan kornea tidak mulus seperti mata normal, sehingga cahaya yang masuk tidak bisa dibiaskan secara normal. Cahaya yang masuk ke mata justru terfokus di depan retina, sehingga pandangan jarak jauh menjadi kabur.

Penyebab di balik kerusakan tersebut masih belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga kondisi ini bisa dipicu oleh 2 faktor utama, yaitu keturunan dan pengaruh lingkungan.

Anak-anak dengan orang tua yang mengidap rabun jauh mempunyai resiko lebih tinggi untuk mengidap kondisi yang sama. Pengaruh dari lingkungan juga berperan penting, contohnya terlalu sering membaca, menonton televisi atau menggunakan komputer.

Diagnosis Rabun Jauh


Rabun jauh umumnya didiagnosis melakukan pemeriksaan mata atau ahli kacamata atau dokter spesialis mata. Prosedur ini meliputi beberapa jenis tes seperti:

  • Mengukur ketajaman visual. Dalam prosed ini, dokter mata akan meminta anda untuk membaca dan menyebutkan tiap huruf atau angka dengan ukuran berbeda-beda pada tabel (diagram Snellen) dari jarak jauh
  • Mengecek kesinambungan kinerja diantara kedua mata
  • Mengukur tekanan dalam bola mata
  • Retinoskopi untuk melihat reaksi retina terhadap cahaya.

Apabila ada gangguan penglihatan yang terdeteksi,tes-tes tersebut juga sekaligus berfungsi untuk mengukur kacamata atau lensa kontak yang dibutuhkan pasien. Ada 3 poin utama yang biasanya tertera dalam resep kacamata atau lensa kontak pasien yaitu shperis (s), silinder (cyl), dan axis.

Perawatan Rabun Jauh Di Rumah


Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu anda mengatasi rabun jauh diantaranya yaitu:

  • Memeriksakan mata secara teratur
  • Mengendalikan kondisi kesehatan kronis misalnya diabetes dan tekanan darah tinggi
  • Melindungi mata dari sinar matahari dengan menggunakan kacamata yang menghambat radiasi ultraviolet (UV)
  • Mencegah cedera pada mata. Anda disarankan menggunakan pelindung mata saat melakukan aktivitas tertentu macam olahraga, memangkas rumput, mengecat atau menggunakan produk lain yang mengandung asap beracun
  • Berhenti merokok. Hal ini tidak hanya membantu mengistirahatkan tubuh melainkan menjaga kesehatan mata
  • Menggunakan lensa korektif yang tepat
  • Mengurangi kelelahan mata. Setelah beberapa menit menggunakan komputer atau membaca, anda harus berpaling sehingga mata anda bisa menjadi lebih rileks
  • Anda juga bisa mencoba melakukan 6 trik jitu mengatasi rabun jauh yang bisa anda lakukan sendiri dengan mudah di rumah.

Pengobatan Rabun Jauh


Pengobatan rabun jauh dilakukan untuk membantu agar cahaya bisa terfokus pada retina. Jenis pengobatan yang dipilih tergantung pada usia pasien, tingkat keparahan rabun jauh serta kondisi kesehatan pasien.

1. Menggunakan Kacamata atau Lensa Kontak

Langkah pengobatan rabun jauh yang paling sederhana dan terjangkau adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Pemilihan kacamata serta lensa kontak tergantung pada kebutuhan dan kenyamanan anda.

2. Melakukan Operasi Dengan Sinar Laser

Proses operasi dengan sinar juga bisa menjadi alternatif. Diperkirakan sekitar 90% pasien yang menjalaninya merasakan perubahan yang signifikan.

Dalam operasi ini, sinar laser akan digunakan untuk membakar sebagian kecil kornea agar lengkungannya kembali normal. Laser epithelial keratomileusis (LASEK), laser in situ keratectomy (LASIK), dan photorefractive keratectomy (PRK) merupakan 3 jenis operasi laser yang bisa menjadi pilihan.

Setelah menjalani LASEK atau LASIK, kemampuan mata anda akan kembali dalam beberapa jam atau hari. Tetapi pemulihan secara total umumnya memakan waktu hingga sebulan. Sedangkan untuk PRK, proses pemulihan ssampai penglihatan kembali stabil bisa berlangsung lebih lama yaitu hingga beberapa bulan.

Harap diingat bahwa prosedur ini tidak cocok untuk penderita rabun jauh yang berusia dibawah 21 tahun karena mata mereka masih dalam tahap perkembangan.

LASIK juga hanya bisa diakukan jika pasien mempunyai ketebalan kornea yang cukup. Operasi LASIK pada kornea yang tipis beresiko mengakibatkan kebutaan. Karena itu, pasien dengan kornea yang kurang tebal umumnya dianjurkan untuk menjalani LASEK atau PRK.

Walaupun begitu, prosedur-prosedur tersebut tidak cocok untuk penderita diabetes, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemak, ibu hamil atau menyusui, serta pengidap glaukoma dan katarak.

3. Menggunakan Implantasi Lensa Buatan

Alternatif pengobatan lainnya adalah menggunakan implantasi buatan ke dalam mata. Prosed ini dilakukan untuk menangani rabun jauh dengan tingkat keparahan tinggi yang tidak bisa ditangani dengan operasi laser. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan lensa buatan tanpa mengeluarkan lensa mata yang asli atau menggantu lensa asli dengan lensa buatan.

4. Menggunakan Obat Herbal

Anda juga bisa mencoba menggunakan obat herbal untuk mengobati Rabun Jauh. Obat herbal ini bisa anda gunakan apabila anda tidak cocok atau mempunyai alergi dengan obat-obatan kimia dan tidak ingin melalukan jalan operasi. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan yang alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan Rabun Jauh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*