Gondongan – Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Anda sering merasa nyeri saat mengunyah atau menelan makanan? Sering merasa tidak nafsu makan disertai dengan nyeri perut? Hati-hati bisa jadi anda terkena penyakit Gondongan! Kenali gejala, penyebab dan pengobatannya berikut ini sampai tuntas!!

Gondongan merupakan pembengkakan yang terjadi pada kelenjar parotis akibat infeksi virus. Kelenjar aprotis merupakan suatu kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air liur dan terletak tepat di bagian bawah telinga. Saat terjadi gondongan, bagian sisi wajah penderita akan terlihat membesar. Penyakit gondongan merupakan penyakit menular yang umumnya diderita oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus.

Penyebaran virus gondongan bisa terjadi melalui percikan ludah yang dikeluarkan oleh penderita gondongan ketika batuk atau bersin. Orang yang sehat bisa tertular gondongan apabila percikan tersebut masuk ke hidung atau mulut mereka baik secara langsung ataupun melalui perantara. Misalnya akibat berbagi peralatan makan dengan penderota atau menyentuh permukaan benda-benda yang sudah terkontaminasi virus si penderita.

Gondongan bisa menyebar dalam waktu beberapa hari. Maka dari itu upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Caranya yaitu dengan menghindari kontak langsung dengan penderita dan menjalani imunisasi terutama bagi anak-anak yang berusia diatas satu tahun.

Gejala Gondongan


Gejala gondongan biasanya baru akan muncul setelah 14-25 hari setelah infeksi virus terjadi. Gejala gondongan ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis yang membuat sisi wajah tampak membengkak. Pasca pembengkakan kelenjar parotis, gejala lainnya akan mulai berkembang. Gejala itu diantaranya yaitu :

  • Sakit kepala
  • Lelah
  • Hilang nafsu makan
  • Nyeri perut
  • Mulut kering
  • Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celcius
  • Nyeri sendi
  • Nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.

Penyebab Gondongan


Seperti yang sudah disebutkan diatas, gondongan disebabkan oleh kelompok virus bernama paramyxovirus. Saat masuk ke dalam saluran pernapasan melalui hidung, mulut atau tenggorokan, virus tersebut akan menetap, berkembang biak, dan menginfeksi kelenjar parotis sehingga kelenjar tersebut bengkak.

Penularan virus gondongan dari si penderita kepada orang sehat bisa terjadi dengan sangat cepat. Masa rawan penularan terutama adalah beberapa hari sebelum kelenjar parotis penderita bengkakn sampai lima hari setelah pembengkakan muncul. Ketahui juga 4 penyebab gondongan yang paling berbahaya.

Komplikasi Gondongan


Selain menyerang kelenjar parotis, virus gondongan juga bisa masuk ke cairan serebrospinal, yaitu cairan yang mengelilingi serta melindungi saraf tulang belakang dan otak. Selanjutnya virus gondongan bisa menyebar ke beberapa bagian tubuh lainnya seperti pankreas, otak, indung telur atau testis. Komplikasi yang bisa muncul saat virus gondongan sudah menyebar diantaranya yaitu:

  • Orchitis. Peradangan testis atau biasanya dimulai dari 4-8 hari setelah pembengkakan kelenjar parotis pada pasien yang telah mencapai usia pubertas. Pengobatan yang diberikan adalah untuk mengurangi gejala yaitu dengan kompres air hangat pada testis dan konsumsi obat pereda sakit, seperti iboprofen atau paracetamol. Tidak hanya itu dianjurkan untuk menggunakan celana dalam yang nyaman
  • Pembengkakan indung telur. Komplikasi ini bisa terjadi pada wanita yang menderita gondongan setelah masa pubertas. Pembengkakan indung telur atau ovarium ini umumnya bisa pulih setelah virus gondongan bisa diatasi
  • Pankreatitis Akut. Pankreatitis akut ditandai dengan munculnya nyeri di bagian tengah perut secara tiba-tiba. Selain itu, gejala lain yang menyertai komplikasi ini bisa berupa diare, demam, mual dan hilangnya nafsu makan. Perawatan pankreatitis dianjurkan untuk dilakukan di rumah sakit hingga penderita pulih
  • Meningitis Virus. Meningitis yang disebabkan oleh virus berbeda dengan meningitis akibat bakteri yang membahayakan nyawa. Meningitis virus menyebabkan gejala-gejala yang lebih ringan dan biasanya bisa sembuh dalam waktu 2 minggu. Selain gejala-gejala seperti flu, gejala dari meningitis virus adalah sakit kepala, leher terasa kaku dan meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya
  • Radang Otak atau Ensefalitis. Komplikasi ini jarang terjadi, akan tetapi bisa berakibat fatal. Maka dari itu perawatan di rumah sakit diperlukan jika terjadi radang otak.

Pencegahan Gondongan


Penyakit Gondongan bisa dicegah sedini mungkin dengan memberikan imunisasi MMR pada anak-anak. Pemberian vaksin bisa dilakukan saat anak berusia 1 tahun dan harus diulangi sekali lagi pada usia 5 tahun.

Pada orang yang tidak mendapatkan vaksin saat kecil, maka langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah vara selalu menjaga kebersihan tangan, tidak berbagi peralatan mandi atau peralatan makan dengan orang lain, menggunakan kertas tisu ketika bersin atau batuk agr bisa dibuang langsung dan menggunakan masker. Bagi penderita gondongan, dianjurkan untuk tidak beraktivita dulu di luar rumah paling tidak selama 5 hari setelah gejala pertama muncul untuk mencegah penyebaran penyakit pada orang lain.

Pengobatan Gondongan

Gondongan bisa pulih saat sistem kekebalan tubuh berhasil mengatasi infeksi yang terjadi. Walaupun belum ada obat yang bisa menyembuhkan gondongan, beberapa cara bisa dilakukan guna untuk meredakan gejala, antara lain dengan banyak minum air putih untuk menghindari minuman yang mengandung asam supaya tidak merangsang kelenjar parotis, mengompres bagian yang bengkak dan terasa sakit dengan air hangat serta mengonsumsi makanan lunak. Ketiga cara tersebut bisa meringankan rasa nyeri.

Bentuk penanganan lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat pereda sakit yang dijual bebas di pasaran seperti ibuprofren dan paracetamol apabila dibutuhkan. Selama masa penyembuhkan dianjurkan untuk lebih banyak beristirahat hingga gejala mereda. Penyembuhan penyakit gondongan biasanya memerlukan waktu satu minggu sampai dua minggu.

Anda juga bisa menggunakan obat herbal. Mengapa harus obat herbal? Karena obat herbal ini terbuat dari bahan alami sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia dari anak-anak hingga lanjut usia tanpa menimbulkan efek samping walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Obat Herbal ini solusi yang tepat untuk pencegahan ataupun obat pendamping untuk membantu proses penyembuhan gondongan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*